Salam....
Mengenal diri sendiri.
HAWA NAFSU .
Hawa nafsu adalah pesaing terbesar diri kita yaitu akal ,atau musuh besarnya.
Dia mengambil Inspirasi dari bisikan2 Setan,dgn bala tentaranya akan memerangi akal utk di kalahkan dan di padamkan dgn tujuan mengusir SyStem kebenaran dari pemerintahan diri utk di serahkan kepada kekuatan keburukan atau setan .
Sebagai medan perebutan itu adalah diri ini.
Dan hal ini akal harus mampu mengendalikan hawa nafsu itu agar tetap di posisinya sebagai pesaing,sbg pemerintahan oposisi. Dan akal harus terus berupaya agar kekuatan pemerintahan akal tetap sebagai pengendali di diri ini.
Utk mengalahkan pesaing atau musuh yg licik ini bukan pekerjaan enteng. Perlu ketegasan,keteguhan,perlawanan,dan peperangan dalam mengalahkannya . Dan itupun harus terus menerus dan Sungguh Sungguh , agar mampu mengontrol keinginan keinginan diri.
Dengan terus mengaji dan mengkaji ilmu agama dgn sungguh sungguhlah akal akan mendapatkan informasi dan inspirasi dari perintah perintah nabi dan pewarisnya utk membantu akal dan bala tentaranya utk melawan kesewenang wenangan dan pembangkangan hawa nafsu dan mampu menghancurkan serta memporakporandakan hawa nafsu ,sehingga akal mampu mengendalikan kekuasaan pada pemerintahan diri ini.
Dgn mengambil inspirasi dari perintah perintah agama berarti diri telah meletakkan kepada jalan kesempurnaan menuju Allah swt.
Tidak ada damai dgn hawa nafsu ,dia itu licik, akal harus menghentikan intrik dan tipu daya nya agar diri sejati ini memperoleh kebahagiaannya .
Bagaimana dgn ngaji Diri ini ?.
Adakah yg di dapat di dalamnya...?
Adakah inspirasi dari nabi utk akal sosial ini...?
Apakah cukup dgn akal esensial saja yg tahu baik dan buruk saja...? Karena ternyata akal esensial diri ini yg mudah di permainkan oleh Hawa nafsu dgn membawa hati di dalamnya utk memperdaya akal.
Ngaji dan mengkaji ilmu agama harus ada yg di dapat.....
Bukan rutinitas saja.
Ada kemauan ada jalan.
Itu yg saya dapat Dari bahasan hawa nafsu ini. 🙏🏼

0 komentar:
Posting Komentar