salam...dr bhasan BSdT dn Beragama dgn Benar...
malah jd timbul pertanyaan...krn kebutuhan dn ketergantungan diri dgn Tuhan akn mmbuat diri jd dekat dgn Tuhan..begitu ya...'
klo salah tlong bnerin...
tpi muncul pula pertanyaan..."coba buktikan apakah bnar diri butuh dgn Tuhan..dekat dgn Tuhan..?
lalu selain rosul dn para Imam maksum adakah yg dekat dgn Tuhan...?
klo muncul kata2 "coba buktikan" berarti ada contoh bukti nyatanya...bkn skedar pembuktian yg hrs lewat analisa dn eksperimen segala...
adakah orangnya...ttntu selain para nabi rosul dn Imam maksum...jg Abah..
Oleh ; Ibu Jum [ istri pak Suparno ]
Jawaban oleh , Pak Tikno
Walaikumsalam wr wb trimakasih mau shering apapun isinya. ..!
Mengenai kedekatan hamba dg TUHAN SELAIN para nabi rosul dan para iman dijamin seluruh manusia mampu mendekat kepadaNYA, rumusanya sebelum manusia mencari ttg TUHAN , manusia telah di beri hujah batin yakni akal
Dan hujah lahir para nabi rasul dan para imam, jadi dg akal yg selalu mendekat dg bimbingan manusia mampu dekat dg TUHAN,( tentunya melalui bimbingan)
Persolan bukti kedekatan manusia dg TUHAN, tidak bisa diukur dg kaca mata jasmani ( panca indra)
sebab persoalan ini merupakan urusan :
ROHANI
jadi tolok ukur nya ya harus rohani pula ,
Cara membuktikanya ya melalui diri sendiri
Sejauh mana kita menghubungkan dg sistem TUHAN,semakin suci rohani kita semakin jelas kedekatan dg TUHAN, tidak bisa melihat kepada orang lain , paling kita tau orang lain dari efek perbuatannya itu pun
Kadang masih keliru
Tergantung sejauh mana ilmu pengenalan
ttg Ke TUHAN NAN nya
Begitu kiranya maafkan trimakasih.!
Tetap semangat
Jawaban pak Tarto
Salam
Sudah sangat jelas bahwa yg dekat dng Tuhan adalah Rosul dan para imam...
Beliaulah yg setiap saat senantiasa mengajak umat kpd nilai2 petunjuk, nilai2 kebenaran, jalannya Tuhan...
Dari sini berati bahwa "Dekat dng Tuhan" adalah *yg senantiasa menghubungkan diri dngNya*
Senantiasa berhubungan atau menghubungkan dirinya dng *kebenaran*
Senantiasa mengajak kepada *jalanNya*
Senantiasa mengajak kepada *kebenaran*
Lha sekarang siapa yg setiap hari dalam seminggu dari *pagi selalu ngingetin tentang kebenaran, ttng jalan Tuhan dan selalu ngajak bergerak menuju kepada jalan Tuhan/ kebenaran itu..... ???*
Itulah rumusnya..
Maafkan dan tetap semangat...
Jawaban Pak Kijan
Salam....
Kalau bertanya apakah diri ini ada Ketergantungan dgn Tuhan dan butuh dgn Tuhan,ini adalah pertanyaan jasmani yg di wakili oleh hawa nafsu yg belum terbimbing .
Hawa nafsu atau hawa raga itu nakal ,suka iseng ,asal tanya maka perlunya di arahkan ,di bimbing ya itu.
Kalau ingin bukti akan ketergantungan Diri Dgn Tuhan Sebenarnya banyak ,dan sering di rasakan tapi tak di gubris,tak di perhatikan,dan malah di abaikan. Itulah Keisengan hawa nafsu yg jail. Semua ada pada diri manusia.
Manusia Sudah di bekali pembimbing kehidupan oleh Tuhan yg langsung tertanam dalam diri yaitu fitrah,juga pembimbing yg di luar diri yaitu para nabi dan para Imam.
Apa buktinya...
Ketika diri sedang dalam kesendirian,di tempat tenang,atau dalam kesulitan,kepedihan, yg sekiranya jasmani menunjukkan kelemahan,maka petunjuk di dalam diri yaitu Fitrah, akan bicara . Dia akan mengajak utk menyebutkan nama yg bisa membantu , nama yg bisa menyelesaikan masalahnya ,nama yg telah menciptakan . Fitrah menyebutnya dgn nama Allah. Ya Allah gimana ini......
Minta pertolongan.
Karena akal nya kosong akan Allah itu siapa,tidak mengenal Allah dan fitrah cuma mampu menyebutkan dan akal nggak mampu meneruskan maka itu hanya sekedar ucapan tidak ada tindak lanjutnya .
Maka hawa nafsu mengumpat ,mana Tuhan,katanya tempat bergantung.....dll yg akan menyalahkan.
Itulah pentingnya ngaji,pentingnya shering . Itu yg Sy dapat Dari shering semalam.
Akal Sosial kurang mengenal pencipta nya sebagai tempat bergantung, yg Berdampak pada keSimpulan Hawa nafsu ,hawa diri,ego yg memutuskan.
Jawaban pak Damio
Salam...
Dari rumus yg bpk" sampaikan di atas sdah ketemu siapa orang itu, sy hanya kasih gamaran saja sekalipun ini gak pas tpi inilah kecetekan ilmu sya, pemimpin no1 di indonesia itu itu pak joko wi sbagai presiden, timbul pertanyaan siapa orang yg dekat dngan pak presiden, jwbnya pasti bnyak, sya ngaku dekat jga bisa tapi buktikan saja, tanya apa kesukaannya, apa hobinya dll, intinya ada orang yg benar" dekat dan faham tapi ada jga yg sekedar ngaku dekat saja, karena ini urusan materi ya kelihatan siapa yg dekat, bisa istrinya, anaknya, para mentrinyanya, klo itu jelas orang" penting, ada juga orang dari gunung tapi bisa dekat dngan presiden karena mjdi pembantunya. Berarti, selain Nabi dan para imam ada orang yg dekat jga dngan Tuhan. Maaf ga pas tapi itu yg sy fikir, mohon di luruskan. Ttap semangat.

0 komentar:
Posting Komentar