Kajian minggu sore.
Mengenal diri Sendiri.
Akal dan Hati.
Bahasan yg panjang dan penuh ilmu Rohani Saya Sederhanakan menjadi begini .
Di diri saya ini ada dua Sumber Penggerak,pendorong,Dan itu merupakan Satu bentuk aktivitas dan penampakan Dari Roh .Ketika Roh itu beraktivitas dan menampakkan Diri Sedang berpikir,berlogika ,berargumen dan berfilsafat maka Sumber itu bernama akal ,dan ketika Roh menampakkan berkehendak,ada cinta dan harapan itulah yg namanya Hati.
Bila ada orang acuh,tak ada keinginan dan harapan ini adalah maujud yg Dingin, bisa disebut mati dalam hidup .
Bila Saya hidupnya tanpa memiliki kekuatan akal,akalnya nggak aktif ibarat mobil yg jalan di malam gelap tanpa ada lampu dan cahaya.
Kadang hati sesuai dgn akal,yg di senangi hati di setujui akal ,terkadang yg di senangi hati tak di Setujui akalnya,terjadilah pertentangan. Ini ternyata yg membuat perbedaan Antar individu manusia. Ada yg tunduk dgn hati ada yg tunduk dgn akal . Sbg contoh......
Secara insting semua manusia mencintai anaknya,dan menginginkan kesenangan dan kemudahan utk anaknya. Tiba masa pendidikan,agar anak punya pendidikan yg lebih baik utk masa depannya yg lebih baik. Seorang ayah Harus menanggung beban utk berpisah dgn anak ,mahal rasanya berpisah dengannya. Kalau mendengar perintah hati maka pendidikan anaknya akan di abaikan walau utk masa depan anak. Jika mengikuti akalnya maka ia akan mengambil tindakan yg bertentangan dgn hatinya.
Karena akalku yg minim bimbingan akhirnya g mengambil keputusan yg salah ..😟😒😙☹.
Ternyata kekuatan akal yg menentukan bahwa manusia itu bisa di katakan Kuat yg ketika marah Dan gembira akalnya tidak terlepas dari genggaman mampu mengendalikan.itulah kuat secara rohani ,jiwa yg kuat,bukan secara Jasmani.
Dgn terus berupaya Penyucian jiwa utk mencapai akhlak mulia memang penuh peperangan antara akal dan hati. Dan sy yakin penyucian jiwa akan mampu mengontrol keinginan2 hati .....
Perlu dan butuhnya pembimbing itu kemestian agar akal jadi yg di depan.....
Itu bahasa yg Saya ringkas agar saya bisa memahami. 🙏🏼🤓🙏🏼🙏🏼🙁
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar